Selasa, 01 Mei 2012

Terhanyut Bulan

Sungguh romantisme burung berkala
Aliran darahnya seolah terhenti
Terhuyung badai musim keabu-abuan
Buaian sinar tua yang mesra
Menapakkan jejak di batas fikirnya

              Bunga bunga malam berwarna
              Terhanyut bulan mekar bestari
              Ia melihat gadis itu tersenyum
              Diantara tumpukan ilalang semu
              Lalu pergi dan menghilang

Ia terus memikirkan tragedi itu
Tiap kali menginjak hentakan ladang
Dadanya bergetar dengan hebat
Berharap gadis itu kembali
Dan melahap untaian rindunya

BY~Wulan :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar